Perjalanan 15 Jam Sangat Melelahkan


Portal Barudak Bandung Bersatu - Penasihat Teknik Persib Bandung, Indra Tohir, mengkhawatirkan kebugaran fisik pemain saat perjalanan panjang ke Persiram Raja Ampat. Akibat perjalanan udara yang cukup melelahkan, skuad Maung Bandung dibayangi kelelahan saat menjajal tuan rumah Persiram di Stadion Wombik, Sorong, Kamis (31/1).

Firman Utina dan kawan-kawan harus menempuh perjalanan panjang sekitar 15 jam untuk sampai ke Kota Sorong setelah dua kali transit, masing-masing di Surabaya dan Makassar. Rombongan tim Persib berangkat dari Bandung sekitar Pukul 15.00 WIB dan tiba di Sorong sekitar Pukul 07.00 WIT atau sekitar Pukul 09.00 WIB.

Dengan waktu perjalanan yang harus ditempuh tersebut, diakui pelatih Djadjang Nurdjaman sudah cukup memberikan alasan baginya untuk mengistirahatkan seluruh pemain dari kegiatan latihan. Apalagi pada hari Senin (28/1), praktis seluruh pemain hanya bisa memanfaatkan waktu istirahat mereka di pesawat atau sambil menempuh perjalanan.

"Waktu istirahat pemain jelas jadi terganggu dan perjalanannya memang cukup melelahkan. Jadi kita langsung istirahatkan para pemain untuk memulihkan kondisi fisik mereka," ucap pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.

Sebelumnya Penasihat Teknik Persib, Indra Tohir sempat menyarankan agar skuad Maung Bandung sudah tiba di Papua sepekan sebelum laga. Hal itu menurut Tohir perlu dilakukan untuk memberikan waktu lebih bagi pemain baik istirahat maupun adaptasi, terutama cuaca.

Namun, saran Tohir tersebut seolah dianggap angin lalu oleh pengurus teras Persib yang musim ini, tampak cukup memegang teguh prinsip efisiensi keuangan. Jadi tidak mengherankan jika kali ini, segala keinginan tim tidak akan cukup mudah dipenuhi karena terbentur upaya efisiensi yang dilakukan PT. PBB.

Selain kekhawatiran bakal dilanda masalah kelelahan fisik. Djanur pun tak memungkiri, rasa was-wasnya terhadap faktor non teknis yang mungkin bakal terjadi baik saat melawan Persiram maupun Persidafon. Bukan rahasia umum jika di kompetisi ISL, posisi tuan rumah seringkali lebih banyak diuntungkan.

Meski begitu, Djanur tetap optimistis skuadnya bisa memberikan hasil terbaik di dua laga tandang. Sejak keberangkatan Persib ke Sorong, Djanur melihat ada keyakinan dalam diri para pemain untuk bisa membawa pulang poin. Namun, Djadjang tetap mewaspadai kebangkitan Persiram.

"Dalam dua pertandingan sebelumnya, Persiram hanya kurang beruntung saja. Karena itu, kita tak boleh lengah. Kita harus mewaspadai kebangkitan Persiram," kata Djanur.

Sebagai catatan, dalam dua laga tandang sebelumnya, Persiram dikalahkan Gresik United dan Arema Indonesia. Pertandingan melawan Persib, merupakan laga kandang pertama buat tim besutan Jaya Hartono. Musim lalu, Persiram sendiri dipaksa bertekuk lutut 1-2 oleh Persib. 
Tags:

Portal Barudak Bandung Bersatu

Portal ini berisi tentang berita dan informasi sepakbola BANDUNG, nasional dan Internasional. Portal Barudak Bandung Bersatu mengulas lebih banyak mengenai sepakbola, dan merupakan pendukung Bandung dengan slogan 'SEPARUH AKU' Pendukung Persib dan Bandung raya Besatu.