Portal Barudak Bandung Bersatu - Raihan tiga angka mengangkat posisi juara bertahan ISL ini ke peringkat lima klasemen sementara usai mengumpulkan poin tujuh dari lima laga. Sedangkan tim Macan Kemayoran menduduki posisi kesepuluh dengan koleksi angka empat dari empat pertandingan.
Sriwijaya FC dan Persija memperlihatkan permainan terbuka di pertandingan ini. Namun tuan rumah yang mendapat dukungan dari fansnya tampil lebih baik, dan mampu menghadirkan peluang cukup berbahaya. Tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat Laskar Wong Kito tak berhasil menaklukkan Galih Sudaryono.
Publik tuan rumah sempat terbungkam pada menit ke-41. Fabiano Beltrame yang menerima bola dari sepak pojok menggiring bola masuk ke pertahanan Sriwijaya FC. Beltrame lalu memberikan bola kepada Rachmad Affandi, sebelum akhirnya menaklukkan Fery Rotinsulu.
Keunggulan tim tamu tidak bertahan lama. Sriwijaya FC memberikan respon, dan sukses menyamakan kedudukan selang tiga menit kemudian. Blunder Galih saat mengantisipasi tendangan jarak jauh Hilton Moreira membuat bola bergulir ke dalam gawangnya sendiri.
Sriwijaya FC memperlihatkan permainan lebih baik di babak kedua, dan memaksa Persija harus bekerja keras untuk menahan gempuran mereka. Akibatnya, Eddie Foday Boakay membawa Laskar Wong Kito berbalik unggul di menit ke-47 setelah menerima umpan Sutan Samma.
Gol ini makin melecut motivasi pemain tuan rumah. Gelandang Ramdani Lestaluhu memberikan petaka bagi mantan timnya ketika ia memberikan umpan matang kepada Eddie Foday untuk menjebol gawang Galih di menit ke-63.
Persija mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan mereka. Namun permainan agresif yang dikembangkan Sriwijaya FC membuat Persija mengalami kesulitan mendekati kotak penalti lawan.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Persija bobol untuk keempat kalinya. Eddie Foday pun mencetak hat-trick untuk mengubah papan skor menjadi 4-1 pada menit ke-82 Skor ini bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.



