
Portal Barudak Bandung Bersatu - Duel tim terluka, pantas disematkan pada laga tersebut. Dari empat laga yang sudah dijalani, The Boys Are Back baru menuai dua poin hasil dua kali imbang di partai kandang dan dua kekalahan ketika melawat ke markas Mitra Kukar dan Persiram Samarinda. Begitupun PSPS, tim besutan Mundari Karya ini baru menuai satu poin dari tiga laga yang sudah dijalani. Itu pun didapat ketika bermain di laga kandang, sisanya pil pahit harus dialami PSPS. Terkahir, mereka dibekuk tuan rumah Persija Jakarta 1-0, lewat gol penalti Fabiano Beltrame.
Pelatih PBR Simon McMenemy mengakui, pencapain buruk yang didapat timnya dari empat pertandingan lalu, akibat kesalahan yang dilakukan anak-anak The Boys Are back asuhnya. Dia pun berharap, kesalahan tersebut tidak lagi terulang dalam pertandingan ini, demi mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
"Sebenarnya empat game kemarin kita main baik. Tetapi ada kesalahan yang kita buat. Besok (hari ini) jangan sampai hal tersebut terulang. Kita bermain untuk menang," kata Simon kepada wartawan seusai uji coba lapangan di Stadion si Jalak Harupat, Jumat (1/2/2013) sore.
Manajer PBR ini menambahkan, apa yang ditorehkan Eka Ramdani dkk bukan masalah berat. Menurutnya, hal tersebut biasa terjadi di awal kompetisi. Begitu pun dengan hasil yang dialami PSPS Pekanbaru.
"Ini masih awal musim. Nggak ada tim yang di atas dan di bawah. Kita kemarin berhasil membuat Mitra Kukar kesulitan, padahal mereka tim urutan pertama. Begitu juga PSPS. Jadi saya rasa tidak ada perbedaan," ucapnya.
Sementara mengenai kesiapan pemain, Simon mengakui ada dua pemain yang terancam absen, yakni Jajang dan M Arsyad. Namun mantan pelatih timnas Filipina ini mengakui, kans Arsyad untuk bermain terbilang besar. "Jajang mungkin tidak bisa bermain, karena dia masih cedera. Kalau Arsyad, memang ada masalah sedikit. Tapi mudah-mudahan besok dia baik-baik saja," harapnya.


