Pemain Bentang dan Formasi Bentang Jaman Kejayaan Persib

pelita-bandung-raya.blogspot.com > Persib Bandung > Ulang Tahun Persib ke -80

Portal Barudak bandung Bersatu - Salah satu klub tertua di Indonesia ini, Persib Bandung, yang kini berusia 80 tahun, telah menglahirkan Pemain Bentang terutama para pemain lokal asli Jawa Barat. Banyak sekali pemain yang menjadi saksi hidup Persib dan melegenda.


Para Pemain Maung Bandung ini telah memberikan kontribusi pada Persib bandung dengan memberikan Gelar di pentas Perserikatan dan Liga Indonesia, sehingga mereka di idolakan oleh para Bobotoh. Para pemain bentang telah hampir semua merasakan formasi khas tim Maung Bandung pada jamannya, yaitu formasi 4-3-3.

Formasi 4-3-3 yang sudah dipakai Persib Bandung pada jaman Perserikatan bahkan sejak tahun 50-an, dan bahkan telah menghasilkan gelar juara bagi Maung Bandung.

Terbukti dua Pelatih telah berhasil menggunakan formasi 4-3-3, yakni, Pelatih yang berhasil mengoptimalkan formasi ini adalah Nandar Iskandar, yang berhasil membawa Persib Bandung Juara Perserikatan pada tahun 1986. Pelatih lainnya yang berhasil menggunakan formasi ini adalah Ade Dana, pada tahun 1990 berhasil menjadikan Maung Bandung Juara.

Tim Impian Panggeran Biru sepanjang masa yang pernah merasakan manisnya gelar juara bersama Persib Bandung dan telah merasakan juga formasi 4-3-3 yakni :


Pemain Bentang di belakang :

Kiper : Sobur salah satu kiper era keemasan Persib dan pernah membawa gelar Juara Persib tahun 1986

Empat Pemain Belakang (4) :

Bek Sayap Kanan : Dede Iskandar, merupakan bek sayap kanan terbaik yang dimiliki Persib, tiga gelar Juara bersama Persib tahun 1990,1994 dan LI 1994/1995

Bek Sayap Kiri : Nandang Kurnaedi, bek sayap kiri yang memukau bagi Persib, salah satu pemain yang memiliki loyalitas tertinggi di Maung Bandung tanpa pernah pindah ke lain hati, bermain sejak 1983-2011.

Libero : Adeng Hudaya yang merupakan asli Garut, sekecamatan dengan Zaenal arif asli cikajang, merupakan El Capitano terlama Persib selama 12 tahun dan berhasil memberikan gelar pada tahun 1986 dan 1990 pada Maung Bandung.

Stoper : Robby Darwis, salah satu stoper dan libero terbaik Persib dan Timnas ini terkenal dengan bahasanya "Halik Ku Aing" ketika menghadapi eksekusi Bola mati. Gelar yang pernah diboyong bersama Persib 1986, 1990, LI 1994/1995 bahkan Gelar Untuk Indonesia pada Sea Games 1987 dan 1991.

Tiga Pemain Tengah (3) :

Gelandang Bertahan : Nandar Iskandar, adalah seorang gelandang bertahan yang paling terbaik pada era 1970-an. Pernah masuk tim bayangan Timnas. Juga pernah menjadi pelatih termuda Persib di usia 35 tahun, sebagai pelatih langsung bawa Maung bandung Juara perserikatan 1986.

Playmaker : Yususf bahtiar, pemain tengah yang paling brilian dimiliki Persib. Gaya permaina dari kaki ke kaki alias tiki taka paling yahud, juga sebagai Playmeker paling handal. walaupun kalah oleh Ac Milan 8-0 ia tetap menuai pujian dari kubu lawannya. Visi dan misinya jelas dalam bermain, dan juga pemberi assit terbaik, satu assist ia berikan di final Liga Indonesia kepada Sutiono Lamso yang menjadikan Kemenangan untuk Persib.


Tengah : Yudi Guntara, tengah dan gelandang terbaik yang dimiliki Persib. Dia berhasil memberikan gelar di tahun 1994 Perserikatan dan Liga Indonesia 1994/1995. Yudi Guntara juga pernah mengikuti Timnas Kualifikasi Piala Duna U-19 di Jerman.

Tiga Pemain Depan (3) :

Depan  :  Ajat sudrajat, pemain tengah brilian yang dimiliki Persib, selain posisi lainnya gelandang serang yang kerap juga bisa bikin gol. Pemain nomer 10 ini merupakan bintang Persib, namun sayang selalu bikin sensai dan kontroversi, termasuk pindah ke Bandung Raya karena tidak cocok dengan manajemen. Ajat sudarat telah memberikan kontribusi pada Persib dengan membawa gelar juara pada 1986 dan 1990.



Striker : Sutiono Lamso, merupakan predator yang cermelang yang pernah di miliki Persib. Salah satu golnya di final lawan Pertrokimia Putra hasil assist Yusuf bahtiar membawa Persib menjadi Tim perdana yang menjuarai Liga Indonesia berlebel Dunhill 1994/1995. 

Depan : Max Timisela, memiliki peranan sebagai gelandang serang yang handal di tubuh Persib pada jamannya. Max juga memiliki postur ideal . Julikan "Balik Bandung"  alias saltomerupakn ciri khas pemain yang satu ini. Ketika Timnas Indonesia tahun 1965 mengadakan uji coba dengan Werder Bremen, Max tampil cemerlang dengan mencetak dua gol walaupun kalah 5-6 dari Werder Bremen.

Cadangan : Anwar sanusi, Djajang nurjaman, Iwan sunarya, Suryamin, Asep dayat, Asep somantri



Pelatih Indra Tohir
Catatan cemerlang yang di torehkan oleh Pelatih Kontroversi akibat merubah Formasi Baku Persib dari 4-3-3 menjadi 3-5-2, adalah memberikan Gelar Juara Perserikatan 1993/1994 dan Ligina Jiid satu tahun 1994/1995. dan juga terlibat dalam peraihan Gelar Juara Persib Bandung tahun 1986 dan 1990 sebagai Pelatih Fisik. Torehan yang susah disamai oleh Pelatih Persib Bandung baik yang Lokal maupun Asing. Thohir merupakan pelatih Cemerlang yang dimiliki Maung Bandung. Di Era ISL sekarang Abah Thohir ini menjabat Direktur Tekhnik Persib bandung. Pengalamannya sebagai pelatih masih dibutuhkan oleh Pelatih Djajang Nurjaman.








Tags:

Portal Barudak Bandung Bersatu

Portal ini berisi tentang berita dan informasi sepakbola BANDUNG, nasional dan Internasional. Portal Barudak Bandung Bersatu mengulas lebih banyak mengenai sepakbola, dan merupakan pendukung Bandung dengan slogan 'SEPARUH AKU' Pendukung Persib dan Bandung raya Besatu.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...